Site icon Berita Burung

7 Kekurangan Chip Apple M1 wajib kalian Kenali saat sebelum membeli

7 Kekurangan Chip Apple M1 wajib kalian Kenali saat sebelum membeli

Beritaburung – Apple ialah perusahaan tehnologi yang aktif membuat pengembangan. Salah satunya pengembangan paling besar yang sudah dibikin Apple ialah mengeluarkan chip M1. Ini ialah chip yang dibikin khusus untuk produk Apple, yakni MacBook Air, MacBook Pro, iPad Air, iPad Pro, iMac, dan Mac mini.

Chip M1 di-claim banyak memiliki kelebihan, seperti perform yang bisa lebih cepat, battery yang lebih tahan lama, dan ada banyak kembali. Keseluruhannya, piranti berbasiskan chip M1 ini dipandang lebih bagus dibanding yang berbasiskan intel.

Walau demikian, chip M1 dari Apple ini bukanlah tanpa sela sama sekalipun. Ada banyak kekurangan chip Apple M1 yang penting kamu kenali saat sebelum memilih untuk membeli.

  1. Tidak bisa di-upgrade

Salah satunya kekurangan paling berarti dari piranti dengan chip M1 ialah tidak bisa di-upgrade. RAM tidak bisa dipertingkat karena sebagai sisi dari elemen system-on-a-chip M1. Begitu halnya SSD. Piranti tidak mempunyai motherboard dengan slots khusus untuk pengembangan RAM atau SSD.

Baca juga artikel tentang : Fotografi

Dengan begitu, customer pada intinya “dianjurkan” untuk pilih piranti dengan kemampuan RAM atau SSD yang besar. Karena, pemakai tidak bisa menukar elemen bila nanti memerlukan kemampuan RAM dan SSD yang semakin besar. Walau sebenarnya, semakin tinggi kemampuan RAM dan SSD, harga yang dibanderol relatif lebih tinggi.

  1. Mahal

Harga piranti Apple berbasiskan intel masih dipandang tidak dapat dijangkau untuk beberapa orang. Sayang, piranti yang diberi chip M1 ini rupanya harga tambah mahal kembali.

Sebagai contoh, MacBook Air M1 dibanderol mulai harga Rp16 juta, MacBook Pro M1 dimulai dari Rp21 juta, iMac mulai harga Rp20 juta, Mac Mini mulai harga Rp12 juta, iPad Air mulai harga Rp10 juta, dan iPad Pro mulai harga Rp13 juta.

Karena argumen harga, ada banyak orang yang cenderung pilih piranti keluaran lama dengan chip intel karena dipandang lebih ramah buat kantong.

  1. Tidak ada Boot Camp

Walau piranti Apple mempunyai mekanisme operasi yang terbatas, yakni macOS, tapi banyak pemakai Mac yang condong menyenangi mekanisme operasi Windows. Menariknya, Apple memungkinkannya pemakai memasang mekanisme operasi Windows di piranti Apple dengan kontribusi Boot Camp.

Boot Camp ialah alat Apple yang memungkinkannya pemakai memasang Windows dan macOS di Mac berbasiskan Intel. Sayang, piranti M1 tidak memberikan dukungan Boot Camp.

Sebetulnya Apple telah memberikan dukungan pemakai untuk memasang mekanisme operasi Windows di piranti berbasiskan M1, tapi ini memerlukan virtualisasi program seperti Parallels. Tetapi, pemakai tidak memperoleh performa yang serupa saat jalankan Windows lewat virtualisasi sama seperti yang didapatkan lewat Windows yang diinstall secara asli lewat Boot Camp.

Tidak terang apa di masa datang Apple akan membuat piranti dengan kemampuan RAM yang besar, misalkan 32 GB. Yang terang, sekarang ini, piranti Apple yang diberi chip M1 cuma mempunyai RAM dengan kemampuan optimal 16 GB.

Piranti dengan RAM 16 GB sebetulnya benar-benar cukup buat lakukan pekerjaan setiap hari. Tetapi, bila kamu memerlukan netbook untuk pekerjaan berat, kamu kemungkinan semakin lebih nyaman memakai netbook atau computer yang diberi RAM 32 GB, yang maknanya piranti Apple bukan opsi yang pas untukmu.

  1. Port semakin sedikit

Piranti dengan chip M1 pada umumnya mempunyai port yang semakin sedikit dibanding piranti awalnya. Apple memang seringkali membuat keputusan hilangkan beberapa port pada piranti terbaru. Apa saja argumennya, banyak pemakai berasa penghapusan port pada piranti M1 cukup mengusik.

Memang, Apple sediakan multiport adapter yang dapat kamu membeli secara terpisah. Tetapi, selainnya mahal, selalu bawa multiport adaptor tentu saja pun tidak ringkas.

  1. Beberapa program tidak berjalan dengan baik

Pengembang harus sesuaikan program dengan arsitektur processor M1 baru Apple yang tentu saja memerlukan saat yang cukup banyak . Maka, supaya tidak sedih, yakinkan untuk mengecek ulangi apa semua program yang kamu pakai cocok dengan piranti M1.

Walau terus membuat perkembangan, tapi beberapa program yang paling terkenal belum juga mempunyai build yang konstan dan dimaksimalkan untuk M1. Proses ini biasanya tidak mempengaruhi pemakaian biasa, tapi dapat semakin mempengaruhi professional.

  1. Tidak untuk gamer

Dengan semua kekuatan yang diterangkan, terang jika Apple membuat chip M1 ini untuk ahli inovatif. Tetapi, harus dianggap jika piranti ini kurang bagus untuk performa gaming.

Ada banyak games terkenal yang tidak bisa diinstall di piranti bikinan Apple. Dengan begitu, terang jika chip M1 tidak diperuntukkan untuk performa games . Maka, jika kamu cari netbook gaming, netbook Windows ialah opsi yang terbaik untukmu.

Keseluruhannya, chip Apple M1 banyak memiliki kelebihan yang hendak mendukung keproduktifan. Tetapi, kamu selalu harus menimbang baik kekurangan dan kelebihan chip Apple M1 saat sebelum membeli, ya.

Exit mobile version